Posts

Showing posts from 2020

Sumpah Pemuda Kini Hanya Mitos?

Image
  Hari ini 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda—salah satu hari libur nasional yang sangat bersejarah bagi kemerdekaan bangsa Indonesia. Karena sekarang masih masa pandemi, tidak ada acara luar rumah yang dilakukan oleh siswa/siswi. Yang ada hanya pasang status gambar tangan memegang bendera dengan tulisan: selamat Hari Sumpah Pemuda, semangat pemuda, atau kami dari xxx mengucapkan selamat Hari Sumpah Pemuda. Hal tersebut bagus dan oke-oke saja. Tapi sayangnya ada satu hal yang membuat hal tersebut menjadi buruk; hal tersebut muncul dari ingatan saya beberapa waktu sebelumnya. Cerita tentang kebrutalan pemuda yang tak sesuai dengan status yang mereka pajang di sosial media. Pagi hari sekitar pukul 6, saya bersiap pergi ke sekolah. Saya berangkat bersama bibi yang juga akan berangkat bekerja di sebuah pabrik rokok. Alhamdulillah saat itu cuaca cerah dan jalanan belum terlalu ramai. Sampai separuh perjalanan, saya melihat teman satu sekolah (sebut saja Dian) yang meng...

Naruto: Si Pirang yang Legendaris

Image
Uzumaki Naruto, seorang pria yang lahir di Konohagakure, Hi No Kuni (dalam bahasa Indonesia berarti Desa Konoha, Negara Api) pada tanggal 10 Oktober di tahun yang tidak diketahui. Sekarang ia menjabat sebagai hokage ke-7 di Desa Konoha. Ia merupakan mantan anggota tim 7 dibawah naungan Hatake Kakashi dan dua rekan lainnya: pasangan suami/istri Uchiha Sasuke dan Haruno Sakura. Naruto yang kerap dipanggil Nanadaime (dalam bahasa Indonesia disebut hokage ke-7) memperistri Hyuuga Hinata, putri keluarga utama dari Klan Hyuuga; serta memiliki dua orang anak bernama Uzumaki Boruto dan Uzumaki Himawari. Ia menjadi hokage menggantikan Hatake Kakashi—gurunya, dan menduduki jabatan yang setara dengan kage (secara harfiah berarti bayangan, orang terhormat yang menjabat sebagai pemimpin desa ninja) lainnya. Ini penampakannya saat memakai jubah hokage Gambar: Pinterest Setiap hari, Naruto bekerja di balik meja untuk mengurus bertumpuk-tumpuk dokumen yang berkaitan dengan politik; p...

Fiksi: A Lifetime of Regret

Image
Dug!  Payah! Batinku. Terhitung sudah empat kali kepalaku menghantam dinding tempat punggungku bersandar. Kakiku terlipat dengan kedua tangan tertekuk menyangga dahiku. Kepalaku menunduk melihat pakaian yang basah akibat air mata. Selama di ruang sempit ini, aku sering menangis. Sudut ruangan sebelah kiri ranjang menjadi tempatku membuang air mata dengan percuma.  Sebenarnya, aku sendiri tak tahu apa yang menjadi penyebab aku menangis. Entah karena takut mati kesepian, atau menyesali perbuatan jahat yang pernah aku lakukan. Aku benar-benar payah! Tidak ada jalan lain selain memaki diri sendiri dalam hati. Sebab walaupun aku berteriak sekencang apapun pasti tidak akan ada yang peduli. Ruang ini kedap suara, jika aku perlu bantuan aku harus menggunakan telepon dan mengatakan kepada petugas apa mauku. Di bagian muka ruangan ini, ada satu pintu—yang digembok dari luar, dan satu jendela berkaca bening tempat aku menaruh mimpi di siang hari. Dari jendela itu, hampir setiap...

Kisah Jaket Merah

Image
Tidak hanya manusia yang mempunyai kisah, tapi benda di sekitar kita juga ada yang punya kisah. Karena setiap benda pasti berkaitan dengan pemiliknya—manusia, maka kisahnya pun pasti tak jauh dari kisah sang pemilik. begitu pula dengan Jaket Merah yang akan aku ceritakan di sini. Ini dia! Tanggal 28 Mei 2019, si Jaket Merah—yang kembar dua puluh sembilan—lahir ke dunia. Ia lahir dari keluarga sederhana, seadanya, bahkan untuk persalinannya sang ibu hanya perlu membayar Rp80.000,- kepada bu bidan. Saat dilahirkan, si Jaket Merah tidak menangis, bahkan sebaliknya mereka sangat senang dan gembira melihat indahnya planet biru hijau ini. Mereka tidak perlu asi, tidak perlu bubur, cukup mandi satu atau dua minggu sekali mereka sudah kelihatan cantik. Karena kedua puluh sembilan Jaket Merah itu kembar tapi tak seiras, sifat dan minat mereka pun berbeda-beda. Ada yang bawel, pendiam, rajin belajar, kutu buku, rajin olahraga, jago menggambar, suka main game, dan lain-lain. Oh iya, s...